Selasa, 28 April 2015

Jalan HR. Rasuna Said, Kuningan












Jalan ini dikatakan angker karena sering terjadi kecelakaan sejak dulu. Jalanannya yang lebar namun agak berliku kadang membuat pengendara justru ingin menambah kecepatannya.
Para pengendara motor atau mobil sering kali melihat sosok manusia yang dengan tiba-tiba menyeberang jalan. Fasilitas di jalan ini sebenarnya belum maksimal pada waktu itu, karena jarangnya jembatan penyebrangan. Oleh karena itulah, sebagai gantinya ada beberapa titik tertentu pada jalan ini di fasilitasi oleh jalur zebra cross untuk penyeberang jalan.
Untuk mencegah kemacetan, zebra cross pada masa kini justru menggunakan tombol manual yang dapat ditekan sendiri oleh si penyebrang jalan. Artinya, pada saat tak ada yang menyeberang atau jalanan sepi, maka jalur mobil akan terus berlampu hijau dan justru akan melancarkan lalu-lintas jalan.
Namun pada waktu dahulu, jalur penyebrangan ala zebra cross justru masih otomatis, dan akan menyala walau tak ada orang yang menyeberang di sepanjang hari, baik itu siang ataupun malam. Jadi, jika lampu merah menyala maka semua mobil akan berhenti menunggu hingga lampu kembali hijau walau tak ada orang yang menyebrang.
Maka hal ini banyak dimanfaatkan juga oleh para pengemis untuk meminta-minta disaat mobil-mobil masih berhenti untuk menunggu lampu kembali hijau. Pengemis yang meminta-minta juga tak kenal waktu, mereka ada dari pagi hingga larut malam, dan tak sedikit pula masih anak-anak seumurqan sekolah dasar.
Dari beberapa kejadian mistis di wilayah itu, dikisahkan pula pada sekitar tahun 90-an awal, kawasan ini masih jarang mobil lewat selepas tegah malam. Menurut kesaksian seorang wanita yang sedang mengendarai mobil dikawasan ini, ia pulang larut malam.
Seperti biasa, kadang pengemudi terjebak oleh lampu lalu lintas berwarna merah diwilayahzebra cross untuk memberi waktu orang menyeberang walau jalanan sepi ditengah malam. Maka wanita itupun berhenti dan menunggu lampu hingga menyala hjau.
Tiada mobil lain yang menunggu lampu merah di saat itu, hanya ia seorang. Tiba-tiba muncullah seorang anak kecil wanita meminta-minta tepat disamping pintu supir, wanita itupun mengangkat tangannya memberi kode tanda ‘maaf tak ada uang receh’. Namu anak kecil itu justru tersenyum, dan anehnya ia tak beranjak dari sisi luar pintu supir.
Seiring waktu, lampu lalu lintas kembali hijau dan wanita itu kembali menekan gas mobilnya.
Betapa kagetnya si wanita pengendara mobil itu, karena disaat mobilnya telah berjalan, namun si pengemis kecil itu tetap berada di samping kaca mobilnya tanpa bergeming, dan sambil tertawa! hihihihihi…. dan seketika makhluk astral berwujud pengemis cilik itu tiba-tiba menghilang dengan cara naik keatas seperti terbang!
Spontan, wanita itu panik dan menekan gas dalam-dalam hingga mobilnya kecelakaan namun sang wanita selamat tapi shock berat. Dimasa kini, kawasan ini sudah menjadi sangat strategis dan dijuluki sebagai “segitiga emas” kawasan Jakarta.


https://www.google.co.id/search?q=misteri+Jalan+HR.+Rasuna+Said,+Kuningan&es_sm=93&biw=1034&bih=585&source=lnms&sa=X&ei=n30_Vb2dBs3IuATbuoDABQ&ved=0CAUQ_AUoAA&dpr=1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar